Etika Publikasi & Pernyataan Malpraktik
Dewan Redaksi TANZIRA: Jurnal Inovasi dan Manajemen Pendidikan Islam (TANZIRA : JIMPI) berkomitmen penuh untuk menjunjung tinggi standar etika publikasi tertinggi serta mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna mencegah segala bentuk malpraktik publikasi. Pernyataan etika ini mengacu pada standar internasional yang ditetapkan oleh Committee on Publication Ethics (COPE) dalam Code of Conduct and Best Practice Guidelines for Journal Editors. Seluruh pihak yang terlibat dalam proses penerbitan—meliputi pengelola jurnal (editor), mitra tanzira (reviewer), dan penulis—diwajibkan mematuhi prinsip-prinsip etika publikasi demi menjaga integritas dan kredibilitas ilmiah jurnal.
Dalam menjalankan tugasnya, Editor bertanggung jawab atas keputusan publikasi naskah berdasarkan pertimbangan validitas ilmiah, kebaruan, kontribusi keilmuan, serta kesesuaian dengan fokus dan ruang lingkup TANZIRA, tanpa dipengaruhi oleh kepentingan politik, komersial, maupun latar belakang pribadi penulis seperti ras, agama, jenis kelamin, atau kewarganegaraan (prinsip fair play). Editor berkewajiban menjaga kerahasiaan naskah yang masuk serta tidak diperkenankan menggunakan materi yang belum dipublikasikan untuk kepentingan pribadi tanpa izin tertulis dari penulis. Editor juga harus menghindari praktik manipulasi sitasi dan bersikap responsif dalam menangani dugaan pelanggaran etika, termasuk kesediaan untuk menerbitkan koreksi, penarikan artikel (retraction), atau expression of concern apabila diperlukan.
Mitra Tanzira (Reviewer) memiliki peran penting dalam membantu editor mengambil keputusan publikasi serta membantu penulis meningkatkan mutu naskah. Reviewer diharapkan melakukan penelaahan secara objektif, konstruktif, dan tepat waktu, disertai argumentasi ilmiah yang jelas serta menghindari kritik yang bersifat personal (ad hominem). Setiap naskah yang diterima untuk ditelaah harus diperlakukan sebagai dokumen rahasia dan tidak boleh dibagikan atau didiskusikan dengan pihak lain tanpa izin editor. Reviewer wajib menginformasikan kepada editor apabila terdapat konflik kepentingan, ketidakmampuan menelaah naskah secara objektif atau tepat waktu, serta apabila menemukan kemiripan substansial atau indikasi plagiarisme dengan karya lain yang telah dipublikasikan.
Penulis bertanggung jawab menyajikan laporan penelitian yang akurat, objektif, dan orisinal. Penulis wajib memastikan bahwa naskah yang dikirimkan bebas dari plagiarisme, fabrikasi, dan falsifikasi data, serta tidak sedang atau telah dikirimkan ke jurnal lain secara bersamaan (concurrent submission/publication). Setiap penggunaan karya pihak lain harus disitasi secara tepat sesuai kaidah ilmiah. Kepengarangan (authorship) dibatasi pada individu yang memberikan kontribusi signifikan terhadap perencanaan, pelaksanaan, analisis, atau penulisan naskah, dan penulis korespondensi bertanggung jawab memastikan persetujuan seluruh penulis yang terlibat. Penulis juga wajib mengungkapkan sumber pendanaan serta potensi konflik kepentingan, dan bersedia bekerja sama dengan editor untuk melakukan koreksi atau penarikan artikel apabila ditemukan kesalahan substansial setelah publikasi.